Update Berita :

INFO Berita Tasik "Anggota Geng Motor Ditembak Mati"

14 Mei 2013

Sejumlah warga berkerumun di dekat pos polisi di perempatan Jalan Mitra Batik dan Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, tadi malam. Pos polisi ini dilempari bom rakitan oleh anggota geng motor.
TASIKMALAYA – Polisi menembak mati seorang pelempar kaleng yang diduga bom rakitan ke pos polisi di perempatan Jalan Mitra Batik dan Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, tadi malam. Dugaan sementara pelaku anggota geng motor.

Insiden itu terjadi pada pukul 19.30 WIB ketika anggota Satlantas Polres Tasikmalaya Kota berjaga mengatur lalu lintas. Tiba-tiba polisi dilempar kaleng. Polisi kemudian mengejar pelaku pelemparan kaleng tersebut. Saat terpojok, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi Z 5357 KK itu melawan. Dia mengeluarkan senjata api rakitan dan menodongkannya ke polisi. Namun senjata api yang dibawa pelaku macet hingga kemudian mengeluarkan golok.

Aiptu Widartono mengalami enam luka sabetan dan tusukan akibat sabetan golok di bagian dada dan wajah. Melihat rekan seprofesinya terluka, Briptu Wahyudi pun mengeluarkan senjata dan menembakkan peluru dua kali ke arah pelaku hingga ambruk seketika. Kemudian Aiptu Widartono dibawa ke RS Jasa Kartini untuk dirawat. Adapun jasad pelaku dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Awalnya saya terkejut mendengar ada keributan. Saya sempat mendengar suara letusan. Setelah saya kira aman, saya berupaya melihat apa yang terjadi, ternyata polisi menembak seorang anggota geng motor,” kata Lalan Herlan, 37, saksi mata yang juga warga Cipedes.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Iwan Iman Susilo mengatakan, pelaku dengan beringas menyerang polisi hingga terpaksa ada penembakan. Polisi disabet senjata tajam di tangan kanan, wajah, kaki, dan dada sebelah kiri hingga mengalami pendarahan. “Pelaku belum teridentifikasi karena tidak membawa identitas apa pun. Untuk barang bukti telah diamankan berupa senjata rakitan dan senjata tajam berupa golok serta Honda Vario milik pelaku,” ujar Iwan.

Dia menduga tindakan ini untuk meneror aparat. Hingga berita ini diturunkan Perempatan Jalan Mitra Batik dan Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya, masih dipadati warga yang terus berdatangan. Mereka ingin melihat lokasi kejadian. Pos polisi masih dipasangi garis polisi (police line) karena khawatir dengan benda yang diduga bom rakitan tersebut. ● nanang kuswara

Raih Amal Sholeh Bagikan Artikel Ini :

0 komentar:

 

© Copyright 2012 LDK KISI | Sahabat Semua | Design Edit By LDK KISI | Powered By Blogger