Update Berita :

HEADLINE NEWS

BERITA TERKINI:
Your avatar
Powered by Blogger.

KOLOM KADERISASI

Asslamulaikum Sahabat Semua, di Kampus Perjuangan Universitas Siliwangi. nah, Bagi Sahabat yang mau gabaung di UKM KISI (Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam Siliwangi) silakan formulirnya bisa download di SINI ....
DK KISI Univsersitas Siliwangi Tasikmalaya mengdakan acara “Forum General Discussion” oleh Departemen Internal...
Kampus perjuangan Universitas Siliwangi-Sahabat KISI (Kerohanian Islam Siliwangi) semua pada Sabtu sampai Ahad, 5-6/01/2013, KISI telah menyelenggarakan SIAM (Studi Islam Awal Mula) 1 season 3 yang dilaksanakan di Jabal Thoriq Cirando Kabupaten Tasikmalaya...
  • Perlengkapan Peserta SIAM 1 Season 3, "OutBound KISI"
  • Open Recruitment Anggota Baru KISI 2012
  • KOLOM EKSTERNAL

    'Kamis, 24/01/03, Dahsyat.. LDK KISI (Lembaga Dakwah Kampus Kerohanian Islam Silwangi) 'Rihlah ila kampoeng oelin fil situ gede'...

    SEKITAR KITA

    Kampus Perjuangan Universitas Siliwangi, menggelar acara jalan sehat untuk hari jadinya UNSIL yang ke 35 Tahun 2013......
    Kampus Perjuangan Universitas Siliwangi para wisudawan – wisudawati, 23/5 Gedung Mandala penuh dengan Mahasiswa mahasiswa yang wisuda dari berbagai Fakultas dan Jurusan.....
    TASIKMALAYA – Polisi menembak mati seorang pelempar kaleng yang diduga bom rakitan ke pos polisi di perempatan Jalan Mitra Batik dan Jalan RE Martadinata.....
    Ciamis 12/5 Sebuah perjalanan tiga mahasiswa dari LDK KISI Universitas Siliwangi Tasikmalaya menuju ke UNIGAL (Universitas Galuh Ciamis) '...
    'Kamis, 24/01/03, Dahsyat.. LDK KISI (Lembaga Dakwah Kampus Kerohanian Islam Silwangi)Kampus Perjuangan, Selasa 29/01/13 - Universitas Siliwangi mengadakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Siliwangi Periode 1 Tahun Akademik 2012/2013 Januari sampai dengan Maret 2013 '...
    Showing posts with label KEMUSLIMAHAN. Show all posts
    Showing posts with label KEMUSLIMAHAN. Show all posts

    Diam Itu Emas

    07 February 2014

    Diam Itu Emas
    (Diam Aktif)


    Dalam upaya mendewasakan diri kita, salah satu langkah awal yang harus kita pelajari adalah bagaimana menjadi pribadi yang berkemampuan dalam menjaga juga memelihara lisan dengan baik dan benar. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata benar atau diam.", hadits diriwayatkan oleh Bukhari.

    1. Jenis-jenis Diam

    Sesungguhnya diam itu sangat bermacam-macam penyebab dan dampaknya. Ada yang dengan diam jadi emas, tapi ada pula dengan diam malah menjadi masalah. Semuanya bergantung kepada niat, cara, situasi, juga kondisi pada diri dan lingkungannya. Berikut ini bisa kita lihat jenis-jenis diam:

    a. Diam Bodoh
    Yaitu diam karena memang tidak tahu apa yang harus dikatakan. Hal ini bisa karena kekurangan ilmu pengetahuan dan ketidakmengertiannya, atau kelemahan pemahaman dan alasan ketidakmampuan lainnya. Namun diam ini jauh lebih baik dan aman daripada memaksakan diri bicara sok tahu.

    b. Diam Malas
    Diam jenis merupakan keburukan, karena diam pada saat orang memerlukan perkataannya, dia enggan berbicara karena merasa sedang tidak mood, tidak berselera atau malas.

    c. Diam Sombong
    Ini pun termasuk diam negatif karena dia bersikap diam berdasarkan anggapan bahwa orang yang diajak bicara tidak selevel dengannya.

    d. Diam Khianat
    Ini diamnya orang jahat karena dia diam untuk mencelakakan orang lain. Diam pada saat dibutuhkan kesaksian yang menyelamatkan adalah diam yang keji.

    e. Diam Marah
    Diam seperti ini ada baiknya dan adapula buruknya, baiknya adalah lebih terpelihara dari perkataan keji yang akan lebih memperkeruh suasana. Namun, buruknya adalah dia berniat bukan untuk mencari solusi tapi untuk memperlihatkan kemurkaannya, sehingga boleh jadi diamnya ini juga menambah masalah.

    f. Diam Utama (Diam Aktif)
    Yang dimaksud diam keutamaan adalah bersikap diam hasil dari pemikiran dan perenungan niat yang membuahkan keyakinan bahwa enggan bersikap menahan diri (diam) maka akan menjadi maslahat lebih besar dibanding dengan berbicara.

    2. Keutaam Diam Aktif

    a. Hemat Masalah
    Dengan memilih diam aktif, kita akan menghemat kata-kata yang berpeluang menimbulkan masalah.

    b. Hemat dari Dosa
    Dengan diam aktif maka peluang tergelincir kata menjadi dosapun menipis, terhindar dari kesalahan kata yang menimbulkan kemurkaan Allah.

    c. Hati Selalu Terjaga dan Tenang
    Dengan diam aktif berarti hati akan terjaga dari riya, ujub, takabbur atau aneka penyakit hati lainnya yang akan mengeraskan dan mematikan hati kita.

    d. Lebih Bijak
    Dengan diam aktif berarti kita menjadi pesdengar dan pemerhati yang baik, diharapkan dalam menghadapi sesuatu persoalan, pemahamannya jauh lebih mendaam sehingga pengambilan keputusan pun jauh lebih bijak dan arif.

    e. Hikmah Akan Muncul
    Yang tak kalah pentingnya, orang yang mampu menahan diri dengan diam aktif adalah bercahayanya qolbu, memberikan ide dan gagasan yang cemerlang, hikmah tuntunan dari Allah swtakan menyelimuti hati, lisan, serta sikap dan perilakunya.

    f. Lebih Berwibawa
    Tanpa disadari, sikap dan penampilan orang yang diam aktif akan menimbulkan wibawa tersendiri. Orang akan menjadi lebih segan untuk mempermainkan atau meremehkan.

    Selain itu, diam aktif merupakan upaya menahan diri dari beberapa hal, seperti:

    Diam dari perkataan dusta
    Diamdari perkataan sia-sia
    Diam dari komentar spontan dan celetukan
    Diam dari kata yang berlebihan
    Diam dari keluh kesah
    Diam dari niat riya dan ujub
    Diam dari kata yang menyakiti
    Diam dari sok tahu dan sok pintar

    Mudah-mudahan kita menjadi terbiasa berkata benar atau diam. Semoga pula Allah ridha hingga akhir hayat nanti, saat ajal menjemput, lisan ini diperkenankan untuk mengantar kepergian ruh kita dengan sebaik-baik perkataan yaitu kalimat tauhiid "laa ilaha illallah" puncak perkataan yang menghantarkan ke surga.


    by : all resources

    Sebuah Kisah Tentang Pengorbanan Cinta Seorang Istri Sholehah

    28 May 2013


    Sebuah Kisah Tentang Pengorbanan Cinta Seorang Istri Sholehah
    Wanita itu bernama Rukaiyah... wajahnya tidak begitu cantik namun basuhan air wudhu yang selalu membasahi membuat dia tampak bersahaja. Ditambah kelembutan akhlaknya yang dipelajarinya dari kisah-kisah para Radiallahu'anha membuat perilakunya lembut tetapi tidak lemah. Alqur'an dan Hadits telah menjadi pedoman mutlak baginya semenjak Ia duduk di bangku SMA dan sering mengikuti kajian-kajian tentang Islam.

    Meskipun dia tidak bersekolah di sekolah yang bernotabenkan Islam namun pendiriannya terhadap agama yang di anutnya begitu kuat sehingga tidak terpengaruh dengan gaya hidup teman-temannya yang sebaya dengannya. Dia tidak berpacaran bahkan membayangkan untuk berpacaran pun tidak pernah sehingga banyak teman-teman di sekitarnya yang berkata "Wajah sudah jauh dari cantik, kalau pacar aja gak punya mana mungkin akan punya suami" namun dia tidak menghiraukan hal itu karena dia tidak meragu akan janji Allah bahwa wanita baik-baik akan mendapatkan laki-laki yang baik-baik dan wanita yang buruk akan mendapatkan lelaki yang buruk pula. Untuk itulah dia selalu berusaha menjadi wanita yang baik yang senantiasa membalutkan aturan islam dalam dirinya agar suatu ketika janji Allah itu datang padanya.

    Ketika duduk di bangku kuliah dia aktif di Lembaga Da'wah Kampus (LDK) turut berpartisipasi dalam menyumbangkan tenaga dan pikiran demi menguatkan peradaban Islam di tengah kezoliman ini.

    Kini usianya sudah mendekati kepala tiga namun jodoh tak datang jua. Dia telah berusaha dan menyerahkan semuanya pada Allah namun mungkin belum terkabulkan do'anya. Dia tetap sabar meskipun tetangga dan teman-temannya selalu menertawainya. Bahkan kata salah seorang ibu yang minim pengetahuan agamanya. "Ini adalah akibat dari tidak membuka diri pada lelaki (Maksudnya berpacaran)" bahkan ada yang berkata wajahnya jelek tapi sok mahal. ia dapat memaklumi segala apa yang dikatakan orang-orang itu sebab dia tahu sekarang sunnah telah menjadi asing di mata mereka.


            Namun apa hendak dikata, kesabarannya membuahkan hasil yang indah. Dipenghujung usianya itu datang seorang lelaki tampan dan juga sholeh. Lelaki itu bernama Dikky. Pemuda tampan dengan wajah yang berseri kerna selalu terbasuhkan Wudhu dan sangat menyayangi wanita. Dia adalah teman Rukaiyah ketika di LDK dahulu. Dialah pemuda yang dijanjikan Allah pada Rukaiyah karena telah yakin akan janji-Nya.
             Pemuda itu menyayanginya dengan penuh ketulusan. Dia tidak pernah mau melihat airmata di pipi Rukaiyah karena dia tidak ingin melihat istrinya bersedih. Dan selalu berusaha untuk membahagiakannya. Sebagai suami dia sangat bertanggungjawab terhadap segala kebutuhan istrinya tersebut (keluarganya). Sebagai Istri, Rukaiyah pun tahu akan kewajibannya. Dia melayani segala kebutuhan suami dengan sepenuh hati tanpa ada kata-kata resah dalam setiap lelahnya. Semua itu dilakukanolehnya semata karena cintanya pada Allah dan ketaatannya pada suami. Rumah tangga kecil yang baru dibina mereka itu merupakan jawaban Allah dari apa yang selama ini dikeluhkan mereka disetiap penghujung malam disaat orang-orang terlelap. Dan kini mereka berdua pun dipertemukan dalam ikatan cinta yang suci meskipun ketika di LDK dahulu mereka tidak saling memiliki rasa dan tak terbayangkan bahwa akan dipertemukan Allah dalam jalinan cinta suci ini. Mereka pun saling menerima kekurangan masing-masing.
            Ketika sang suami sedang berada dalam keterpurukan dia tetap setia menemani dan menjadi penyemangat sang suami. Dia tetap sabar menerima segala bentuk kekurangan suaminya. Dia tidak pernah berharap sesuatu yang lebih dari suami karena dia sadar akan keterbatasan suaminya. Hal inilah yang membuat keluarga mereka sangat bahagia. Namun kebahagiaan itu pun masih di uji.. Belum cukup setahun setelah pernikahan sang suami harus meninggalkannya karena akan diberangkatkan ke Palestina selama beberapa bulan oleh Organisasinya yang merupakan salah satu Gerakan Kemanusiaan bergerak di bidang kesehatan dan sosial untuk menolong saudara-saudaranya yang terzolimi haknya dan membutuhkan bantuan disana. Rukaiyah sudah merasakan kesedihan yang teramat sangat saat mendengar suaminya akan berangkat ke negara yang terjajah itu. Entah kenapa airmatanya terus mengalir semenjak saat itu namun diasering menyembunyikannya dari sang suami. Sampai pada suatu ketika sehari sebelum hari diamana Dikky suaminya akan berangkat. Suaminya mendapatinya sedang mengupas bawang di pagi hari saat hendak menyiapkan sarapan Nasi Goreng kesukaan sang suami yang dikala itu diketahuinya sedang shalat dhuha.
         "Kenapa kamu menangis ya zaujatie.." Tanya sang suami seusai shalat Dhuha dan menemui istrinya di dapur.
    Rukaiyah tidak dapat memungkiri bahwa sesungguhnya dia takut suaminya takkan kembali lagi ketika pergi nanti. Sang suami yang begitu menyaynginya dan tidak tega melihat airmata dipipi sang istri itu pun mengusap airmatanya lalu menegarkannya.
    "Jalan da'wah telah memanggilku ya Zaujatie.. sungguh, sulit untukaku meninggalkanmu namun sulit pula untuk aku tinggalkan saudara kita yang membutuhkan tenaga kita disana. Jika engkau tidak mengijinkan,aku tidak akan pergi ya Zaujatie..."
    Sang istri pun menundukkan wajahnya dengan airmata yang terusmengalir ia berkata:
    "Jika itu adalah bukti dari cintamu pada Allah lebih besar daripada cintamu padaku, Aku Ridho kepergianmu. Tapi entah mengapa aku hanya terus merasa sedih"
    "Ya Zaujatie ya.. Jika Allah mengijinkan aku akan kembali namun jika tidak, aku kan menunggumu di Jannah-Nya nanti."
    Suaminya lalu memeluknya seraya berkata:
    "Walillahi.. Ana Uhibbuki Filla ya Zaujatie.."
    Besoknya ketika sang suami hendak berangkat di hantarkannya hingga ke beranda rumah. Doa serta senyuman penyemangat tak lupa ia berikan pada sang suami. Dia mencium tangan sang suami lalu suaminya pun membalas dengan sebuah kecupan tulus di keningnya..
    "Aku titipkan Alqur'an sebagai teman bagimu untuk engkau bacakan di saat engkau sedang dalam kesepian. Dan Allah akan menjadi pelindung bagimu disaat engkau sedang dalam ketakutan." Ucap sang suami seraya berlalu meninggalkannya.. Ikhlaskan aku pergi...Assalamu'alaykum....
    Dia pun menjawab salam sang suami lalu menatapnya hingga jauh. Sang suamipun membalikkan badan lalu menatap istrinya yang masih berada diberanda itu. Rukaiyah pun tersenyum mengangguk memastikan pada sang suami bahwa dia benar-benar ridho sehingga tak ada lagi keraguan dihati suami untuk pergi ke medan juang. Ketika pergi suaminya tak lupa meninggalkan uang yang Insya Allah lebih dari cukup hinga dia kembali nanti. Hampir setiap malam Rukaiyah senantiasa menangis mengeluh pada Allah mendoa'kan suaminya yang berada nan jauh disana. Dia mampu menjaga kehormatandan harta suaminya.
           Selang beberapa hari setelah suaminya pergi ia merasa selalu mual.Lalu ia pun memeriksa ke dokter dan ternyata dia posstive tengah Hamil. Berita gembira itu pun segera di kabarkan pada suaminya yang sangat di cintainya itu melalui telekomunikasi.
    Sungguh Dikky sangat bahagia mendengar berita itu. Apalagi saat istrinya berkata "Mas, aku sedang mengandung anak Mas."
    "Aku sebentar lagi akan menjadi papa Rid.." Kata Dikky pada Ridho sahabatnya yang sama-sama berada di Palestina.
    Ridho pun turut memberikan senyum bahagia saat melihat pancaran kebahagiaan dari wajah sahabatnya itu.
    "Aku bentar lagi jadi Bapak, lalu antum kapan ya akhie??" Tanya Dikky bercanda.
    "Ana pasrah pada Allah Sajalah.. Untuk apa memetik kurma yang masih melekat di tangkai, tho kalau matang juga bakalan jatuh sendiri kok."Cakap Ridho.
    "Iya, Pasrah sih pasrah.. tapi harus kudu usaha juga boy.. Tawakkal pada Allah itu bukan berarti tanpa usaha lho.. Harus usaha tapi dengan batasan yang shar'i.
    "Okhay ya Zamilie.. sepulang dari sini nanti bakal ana usahain ngelamar semua akhwat." Canda Ridho.
    Hari itu adalah hari yang paling bahagia bagi Dikky karena menjadi ayah adalah impiannya selama ini. Namun pada hari itu juga Ia dipanggil oleh sang Khalik ketika sebuah tembakan meleset ke dadanya saat hendak menolong salah seorang warga sipil yang terjebak di sebuah bangunan. Darah pun mengalir di sekujur tubuhnya... dia masih bisa berbicara sedikit saat di bawa ke Pos Pertolongan Pertama Gawat Darurat. Air mata Ridho tak sanggup menahan saat melihat apa yang terjadi pada sahabatnya. Baru saja tadi mereka tersenyum bersama dan sekarang sahabatnya tersebut seperti ini.
    Ridho lalu memegang kedua tangannya lalu Dikky menyampaikan sesuatu padanya sebelum Ia menghembuskan nafas terakhirnya.
    "Tolong jikalau antum pulang nanti, sampaikanlah salamku pada istriku bahwa aku mencintainya. Besarkanlah anakku dengan Islam. Biarkan Alqur'an dan Hadits mengalir menyatu dalam jiwanya agar dia takut pada Allah dan menjalankan sunnah Rosulnya. Katakan padanya kita akan bertemu di syurga nanti."
    Ridho menggangguk dengan penuh airmata. Dia tak kuasa menahan keharuan itu.
    "Asyhadualla Ilaaha Illallah Wa Asyhaduanna Muhammadarrosulullah..." Berpulanglah Ia dengan tersenyum..
    Segala sesuatu yang ada di bumi ini akan kembali pada Allah...
    Hari itu bayangan wajah sang suami terus menghampiri Rukaiyah.. Ia tak tahu kenapa dia merasakan rindu yang teramat sangat setelah menyampaikan berita gembira pada sang suami tadi. Lalu kabar tentang kematian suaminya pun di kabarkan oleh Ridho sahabat suaminya.
          Ia menangis mengikhlaskan kepergian suaminya itu. Mencoba untuk tetap tegar karna semua telah digariskan-Nya. Dia akan tetap sabar menghadapi semua ini dan benar-benar meridhoi keputusan Allah yang menimpanya tersebut. Dia yakin semua akan ada hikmahnya. Ini juga sebuah bukti bahwa cintanya pada Allah lebih besar daripada cintanya terhadap apapun meskipun sesekali sering ada rasa rindu pada suaminya. Lelaki sholeh yang dicintainya semata karena Allah.
    Sungguh sulit jika ada wanita yang bisa seperti Rukaiyah.. Yang mencintai suaminya semata karena Allah. Dan kini telah menjadi Syuhada yang syahid di jalan Allah.


     

    DMS "Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslimah"

    23 May 2013


             Tasikmalaya (19/4/2013), Himatunnisa salah satu departemen semi otonom Kerohanian Islam Siliwangi mengadakan kegiatan internalisasi untuk anggota khsus kaum perempuan. agenda yang dilaksanakan berupa daurah, yakni Daurah mar'atus Shalihah dengan tema "Saksikan bahwa aku seorang muslimah" bertempat di ruangan kelas A.21 Fakultas Ekonomi. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah menanamkan syaksiah islamiah dengan konsep pribadi muslimah,  muslimah terampil. sebelum acara inti dengan suguhan berbagai materi yang telah disediakan oleh panitia. 
            Panitia mengundang pembina dan ketua umum kisi untuk membuka acara tersebut. Rangkaian upacara pembukaan berlangsung dengan khidmat, adapun Laporan ketua pelaksana yang diwakili oleh sekretaris pelaksana, mengutarakan,"harapan dari kegiatan ini adalah jadilah seorang  muslimah, yang dapat membentuk karakter muslimah yang memahami perannya baik itu sebagai hamba, istri dan sebagai  anggota masyarakat." Selain itu kegiatan ini mendapat sambutan dari ketua Umum KISI, beliau mengutarakan, "sebaik-baik bekal adalah taqwa dan sebaik-baik pakaian adalah taqwa dunia adalah perhiasan dan perhiasan yang baik adalah wanita sholehah, wanita sholehah menjadi peluluh hati penentram jiwa yang cukup istimewa,  diantara lelaki yang sukses ada wanita disampingnya, mar'atus sholihah adalah yang taat kepada suaminya, ketika engkau meninggalkannya maka dia bisa menjaga kehormatannya. peran wanita sholehah, peran wanita sangat penting dalam pembentukan sebuah negara LDK kisi berusaha untuk memfasilitasi program-program khusus untuk muslimah, seorang muslimah yangtidak hanya hebat dirumah saja tetapi berkontribusi kepada negara.
             Setelah Ketua Umum KISI memberikan sambutannya, sebagai tamu kehormatan bagi kami, Pembina KISI Bapak Asep Suryanto,M.Ag. pun memberikan sambutannya sekaligus membuka acara Daurah Mar'atus Shalihah ini, dan beliau mengutarakan beberapa pesan untuk kami, bangunlah sebuah jaringan dengan civitas organisasi yang lain,  kegiatan ini dilaksanakan tidak hanya bermanfaat di lingkungan siliwangi, akan bermanfaat di masyarakat dan keluarga" selain itu beliau menyatakan"mahasiswi yang tidak ikut dalam agenda ini akan menyesal, karena dengan adanya kegiatan ini akan diuji kebermanfaatannya di kuliah kerja nyata"beliau pun bercerita tantang salah seorang mahasiswa di fakultas pertanian "ketika saya mengajar di faperta, ada pertanyaan dari salah satu mahasiswa yang ideal, 'pa dosakah saya apabila sayaa tak menjaga pandangan saya terhadap wanita yang memperlihatkan auratnya?' saya menjawab, 'ya dosa, karena kamu tak bisa menjaga pandangan mu, karena Allah memrintahkan bagi seorang laki-laki untuk menjaga pandangannya, tetapi adapun perintah Allah untuk wanita yaitu agar dia menutup auratnya. maka dakwahlah untuk menebar tentang jilbab, bisa bekerja sama dengan persiwangi. 
             Keberhasilan dakwah tidak lepas dari peran wanita. keberhasilan sebuah rumah tangga didukung oleh wanita, wanita memiliki peran yang penting, plus juga kehancuran wanita juga memiliki peran. Allah mengabadikan salah satu surat yakni Al-lahab, tidak hanya abu lahabnya yang diceritakan tetapi peran istrinya jua. manfaat tidak hanya di rasakan saat ini, tapi juga di masyarakata, dan akhirirat, dan kelak menjadi bidadari-bidadari syurga sosok shalihah seorang mar'ah , salah satunya adalah kesholehan seorang mar'ah dibentuk dengan agamanya

    Oleh : Engkan Wikanti S

    DAUROH PRA NIKAH “Smart Gert Maried”

    11 April 2011

    Kampus perjuangan. (9/4). Lembaga dakwah kampus UKM KISI Universitas Siliwangi kali ini mengadakan sebuah pelatihan tentang persiapan pra nikah yang bekerjasama dengan DPU DT Priangan Timur. Dengan dihadiri lebih dari 300 orang mahasiswa dari Tasikmalaya, Ciamis dan Garut. Menurut Ketua pelaksana, Habib Nasihin “ Acara ini diadakan untuk menambah pengetahuan tentang esensi dari pernikahan dan juga pada remaja khusus nya di tasikmalaya untuk menyegerkan pernikahan untuk menjaga dari pergaulan bebas".

    Pernikahan tersebut di usia remaja di benarkan juga oleh Dr. Yunike Rosdiana, “ karena pernikahan itu dapat menyehatkan dan menjaga dari bahaya
    penyakit, terutma yang berkaitan dengan dunia sex di lur nikah”. Salah satu kesiapan dan harus dipersiapkan dalam pernikahan dalam pandangan kesehatan yang paling utama selain dari kesiapan psikologis, dan social juga kesiapan fisik.
    Acara juga semakin menarik dengan tampilnya narasumber Ust. Darlis Fajar salah satu penyiar radio MQ FM Bandung. Beliau menyampaikan pentingnya persiapan keimanan sebelum persiapan yang lain nya, karena ini sangat menentukan dan mempengaruhi persiapan yang lain. “ Untuk para pemuda persiapakn keimanan kalian, setelah itu deerr aja nikah. InsyaAllah dipermudah” kata beliau dengan gaya humoris nya.


    Muhasabah Diantar Kita (Selama di Facebook)

    24 November 2010

    "Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang. Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri. Siapa yang akan memandang ummat yang da'inya berpose lekat dengan seorang perempuan/pemuda. Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai 'alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama? " ( Kematian Hati - Ust. Rahmat Abdullah)

    Sekilas cuplikan catatan di atas mudah2 menggetarkan hati kita...
    ==========================================================
    Bismillahirahmanirrahim
    Sahabat seperjuangan semua......
    Saat ini mobiilitas aktivis dakwah tak hanya memerlukan interaksi dengan ikhwan secara langsung saja (bartemu secara fisik maksudnya), tp mengharuskan bertemu dalam dunia maya juga. Apalagi kita aktivitis dakwah taraf Nasional (super sibuk) yang jarang sekali bisa bertemu secara langsung mengharuskan kita untuk berkomunikasi lewat dunia maya. Ada beberapa sarana yang saat ini memang banyak di butuhkan aktivitas dakwah dalam dunia maya ini,, diantaranya Hp, email maupun sarana chat yang sekarang sedang gila-gilanya. Bermula karena elektronik sekarang menjadi kebutuhan yang penting selain Hp, maka banyak sekali para pemakai sarana ini, apalagi jaman sekarang yang udah ga harus ke warnet lagi buat bisa internetan. Dengan mudah kita bisa internetan langsung dari Hp ataupun Laptop kita secara langsung soalnya kan dah banyak modem tuh,,, Kemudahan akses internet yang disediakan oleh berbagai provider membuat facebook menjadi lebih popular. Di Indonesia facebook merupakan situs yang tergolong banyak diminati, mungkin salah satunya karena facebook termasuk situs yang bersih dan tertutup. Artinya kita bisa menyeleksi siapa saja yang kita ijinkan masuk dalam daftar teman kita. Kata temanku yang penggemar sastra, facebook ibarat giant novel, dimana setiap penggunanya adalah karakter tersendiri dengan latar belakangnya yang berbeda-beda dan membangun kisah hidupnya sendiri pula. Mereka terhubung satu sama lain oleh hubungan saudara, teman, temannya teman, teman temannya teman, dst.Pada halaman home, facebook menyediakan tempat untuk kita menulis apa yang sedang kita pikirkan, kemudian memberi kesempatan bagi teman-teman kita untuk mengomentarinya. Tadinya aku agak canggung dengan fasilitas ini. Apa yang kita tulis sedikit banyak akan menggambarkan bagaimana sosok kita sebenarnya. Aku merasa ruang ini menyerupai ruang untuk pembentukan karakter kita.dijaman yang serba virtual ini, aku menemukan cara lain untuk mengenal orang yaitu melalui tulisan-tulisan pada kolom what's your mind(Apa yang Anda pikirkan?), termasuk juga komentar-komentar yang menyertai status update tersebut, pada halaman home facebook. Aku tertegun membaca note seorang teman Ketika Iffah mulai luntur (dibalik fenomena facebook). Sebuah note yang mengusik harga diri, moral etik dan kesantunan dalam komunikasi komunal. Wajah facebook semakin menampilkan mike up penggunanya yang tak terhingga.Sebagai sebuah fenomena yang rata menggejala, facebook semakin bergeser dari sekedar alternatif jalinan komunikasi di dunia maya. Ada user yang begitu cerdas memanfaatkan statusnya untuk menyampaikan pesan yang bermanfaat. Menjadikannya sebagai alat penggerak solidaritas yang massif untuk menghimpun dukungan atas penderitaan orang lain. Ada yang mendisainnya sebagai link dakwah dan pesan Islam sebagai rahmatan lil alamin atau aktifitas lain dalam kerangka amar ma'ruf nahi munkar. Alhamdulillah, terhadap yang demikian ini, kita patut bersyukur dan mengapresiasinya dengan tulus. Tapi ada pula user yang menjadikan statusnya sebagai curhatan dan wallnya bagai tempat ratapan atas apa yang dialaminya seharian begitu naif. Ada yang sekedar iseng mengumbar kata yang tidak jelas apa makna dibalik apa yang ia tulis. Yang lebih dari itu, ada pula facebooker yang memanfaatkan status pertemanan mayanya sebagai alat mengelabui orang lain. Bahkan ada yang sengaja memasang untuk orang yang dibidiknya. Terhadap yang demikian, sangat terasa bahwa pertemanan di dunia maya hanyalah mendiskon waktu tanpa mendapatkan manfaat apa-apa selain kesenangan semu belaka. Bahkan bisa jadi, facebook tak ubahnya seperti menggali lubang. Maka facebook, seperti sebilah pisau bermata dua. Bermula dari pembicaraan aku dengan beberapa teman ternyata dunia maya inipun bisa mencetuskan ikhtilat di antara para aktivis dakwah, maka aku berfikir dan ingin membuat diskusi sharing tentang IKHTILAT DUNIA MAYA. Eitsรข€¦ Jangan tidur dulu yaah,,, aku mau mendongengkan sesuatuรข€¦ (maksudnya ceritaiin deh, nanti kalo mendongeng bener-bener tidur lagi..!!!)
    Sahabatm aku punya kisah nyata....
    Sebut saja nama akhwat itu Melati. Seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi ternama di Indonesia ini memenangkan award di angkatannya sebagai TER-jaga. Predikat itu memang wajar saja disandangnya. Hijab yang membalut tubuhnya dengan rapi, kata-kata yang dilontarkannya begitu tertata, lakunya penuh kesopanan, pandangan matanya jauh dari kesan jelalatan, dan sikapnya yang tidak berlebihan.Secara fisik, Melati terbilang menyejukan mata yang memandangnya. Setidaknya beberapa ikhwah sempat menjulukinya Melati DiSas alias Dian Sastro (walaupun agak dipaksakan n_n). Namun, dengan segala kelembutan yang dimilikinya itu, tidak berarti Melati memiliki kadar ketegasan yang minim . Itulah sebabnya, mantan Ketua Keputrian organisasi keislaman kampus ini menjadi inspirasi dan kantung curahan hati rekan-rekan muslimah yang lain. Hampir tak seorangpun laki-laki yang berani menggodanya. Jangankan untuk mengajaknya diskusi, untuk sekadar menegurnya saja tampak sangat segan. Terbukti dari berbagai pengakuan ikhwan-ikhwan rekan kerjanya yang gak berani macem-macem dengan akhwat yang satu ini. Dalam radius 10 meter, Melati dapat membuat para ikhwan tiba-tiba sok cool dan jaim.Benarkah se-terjaga itu? Ternyata tidak juga. Setidaknya demikianlah yang diakui sendiri oleh Melati pada suatu ketika. Inbox message di facebooknya Melati didominasi dengan pesan dari teman-teman ikhwannya. Mulai dari rekan sejawat hingga senior dakwah. Mulai dari yang misterius sampai yang terang-terangan. Mulai dari urusan umat sampai urusan pribadi. Mulai dari yang satu kampus sampai di luar kampus. Mulai dari pembahasan yang berbobot sampai yang kopong. Mulai dari taushiyah sampai rayuan. Mulai dari tawaran untuk bekerja sama sampai tawaran untuk berumah tangga bersama! (what??? Ckckck..)Melati bukanlah seorang yang terbilang popular dan menonjol. Entah bagaimana ikhwan-ikhwan tersebut mengenal -dalam arti sebenarnya- Melati. Sebagian dari mereka tidak Melati kenal dengan baik bahkan tidak kenal sama sekali. Tidak ada sangkaan sama sekali mereka ekspresif mengungkapkan perhatiannya di dunia maya. Maklumlah, jika di dunia nyata, mereka begitu mampu menjaga sikapnya. Perlakuan demikianlah yang akhirnya membuat Melati merasa bersalah karena merasa tidak mampu menjaga izzahnya dengan baik. Tidak ada asap kalau tak ada api, kan?Sahabat, aku yakin pastinya begitu banyak Melati-Melati lain yang mengalami hal yang sama (hayo, ngaku??). ya Walaupun mungkin tidak semeriah (he? Semeriah?? kaya pertunjukan besar aje^^) kisah nyata di atas. Sebagian dari para aktivis yang begitu menjaga image-nya seringkali menyembunyikan kenakalannya di balik perkembangan teknologi. Berbuat aji mumpung seolah tak seorang pun bisa tahu. Bersyukurlah Allah berkenan menutupi aib kejahiliyahan para aktivis yang seperti ini. Semoga kebarohan dakwahnya tidak ikutan luntur kerena hal tersebut.Ada baiknya kita memperhatikan sebuah istilah menarik, yaitu Iktilat dunia maya. Yaini sih memang buat-buatan aja supaya kita lebih berhati-hati. Tapi tunggu sebentar, coba teruskan membaca tinjauan berikut ini. Ikhtilat menurut bahasa adalah bercampurnya sesuatu dengan sesuatu. (Lihat Lis'nul ?Arab 9/161-162). Adapun menurut istilah, ikhtilat adalah bercampur baur antara laki-laki dan perempuan yang tidak ada hubungan mahram pada suatu tempat. (Lihat Al-Mufashal f Ahkmil Mar'ah: 3/421).Allah Azza wa Jalla berfirman: Dan apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari balik tabir. Cara demikian itu lebih baik bagi hatimu dan hati mereka.รข€ (Al-Ahz?b: 53).Ayat ini walaupun diturunkan kepada isteri-isteri Nabi shallallahu alaihi wa sallam- namun mencakup pula untuk semua umat Islam, karena telah tetap dalam qaidah Syar'iyyah: Letak pelajaran adalah pada keumuman lafazh bukan pada kekhususan sebab.

    Sahabat, Sadarkah kita ketika sedang asyik sendiri berchatting atau kirim pesan inbox dengan si dia di hadapan layar dunia maya, sejatinya kita sedang menjalin hubungan berduan dengan komunikan kita. Hanya kamu dan dia yang tahu. Memang ini secara fisik terpisah dan mungkin tidak seekstrim itu. Tapi setidaknya, waspadai gejolak hati yang bermain. Yang menjadi controller adalah kita sendiri. Jadi, ketika keimanan dalam diri seseorang meredup, maka hal apa yang menjamin tidak ada apa-apa di antara keduanya?Muroqobatullah (Merasakan pengawasan langsung dari Allah Azza wa Jalla) menjadi sebuah keniscayaan yang perlu selalu dipelihara setiap dari kita. Ingatlah, Sahabat, bahwa Allah selalu bersama kita dimana pun kita berada. Dia mengetahui setiap lintasan pikiran, setiap lirikan mata, dan setiap goresan rasa di hati kita. Jangan sampai Allah mendapati kita sedang bermaksiat dengan segala nikmat yang kita terima dariNya. Kecil atau besar, semuanya bukanlah perkara gratis tanpa pertanggungjawaban.Astaghfirullah 3x Memang dunia dihiasi dengan hal-hal yang menarik hingga membuaikan para penikmatnya. Tak juga luput dikalangan aktivis dakwah. Butuh kebersamaan dalam usaha berbuat ma'ruf dan mencegah munkar. Karena syaitan senang pada orang-orang yang sendiri, itulah arti penting jama'ah.Semoga Allah menjaga kita di jama'ah dakwah ini. Jejaring sosial itu cukup ada manfaatnya juga sich.. Tapi, mengapa waktu itu sampai ada isu bahwa MUI Jawa Timur akan mengeluarkan fatwa haram facebook? Banyak pro dan kontra yang terjadi, tapi bukan itu yang ingin aku bahas. Aku tidak ingin ikut-ikutan mengeluarkan fatwa, nanti akan lebih banyak protes..hihi (karena emang blom ada ilmunya ). Sedangkan menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Prof H Asywadie Syukur Lc berpendapat, keberadaan Facebook (salah satu sarana komunikasi lewat dunia maya) bisa haram dan tidak. Kita tidak bisa memfatwakan Facebook itu haram atau sebaliknya, kecuali melihat kontekstualnya, kata alumnus Universitas Al Azhar Kairo Mesir itu.Demikian sedikit berita tentang isu fatwa haram facebook, tapi lagi-lagi bukan itu inti yang ingin aku sampaikan. Yang aku fikirkan mendengar isu tersebut adalah tentu ada sesuatu hal yang bisa menyebabkan penggunaan facebook menjadi haramรข Yah, minimal menimbulkan suatu mudhorat bagi diri sendiri atau orang lain.Dunia maya seringkali membuat orang lupa untuk mengontrol ucapan dan tindakan mereka, membuat mereka jadi lebih berani, karena merasa tidak diperhatikan secara langsung, walaupun sebenarnya banyak yang memperhatikan. Aku teringat ceramahseorang ustadz, yang intinya kalau kita berbicara lewat telpon atau sms dengan lawan jenis yang disenangi, maka keberanian kita akan jauh meningkat dari pada berbicara langsung, kita jadi tak segan mengeluarkan kata-kata rayuan dan semacamnya. Oleh karena itu dalam hal ini berbicara lewat telpon lebih berbahaya dari bertemu langsung.Beberapa potensial bahaya jejaring dunia maya antara lain ketagihan dan menghabiskan banyak waktu (melalaikan hati dari mengingat ALLAH), menjadi media penyebaran hal-hal berbau haram, kalau tidak hati-hati menulis status dan comment bisa menimbulkan prasangka buruk, fitnah, salah paham, dan sebagainya, karena yang membacanya banyak sekali dengan asumsi yang berbeda-beda. Facebook bisa juga menipu, misalnya foto atau profile yang ditampilkan tidak sesuai aslinya, sudah ingin melamar misalnya, setelah lihat aslinya eh kok beda ya?Berteman pada dasarnya adalah naluri. Siapapun memiliki kecenderungan mencari teman, menerima teman dan ingin diterima dalam status pertemanan. Sebab sifatnya yang naluriah (fitrah) itu, Islam mengajarkan agar pertemanan hendaknya diikat dalam bingkai saling menghormati, menghargai dan masing-masing pihak menjaga kehormatan pribadi orang lain dalam jalinan pertemanannya. Bahkan sangat dianjurkan apabila memilih atau menerima teman diniatkan untuk menjalin silaturrahim dan persaudaraan. Inilah kerangka dasar pertemanan yang patut dikembangkan dan diindahkan.Mungkin memang berteman di dunia maya menghadirkan sensasi tersendiri, tidak perlu mandi dan dandan untuk berteman (kita lagi ngapain juga orang lain tidak tahu ^^hihi), kita dapat merancang cerita tentang diri sendiri (politik pencitraan tea mereun), seseorang dapat membangun citranya di dunia maya, menjadi lebih relijius, lebih cantik dengan mempermak foto, menjadi suami/istri yang terlihat harmonis dengan foto2 mesra, menjadi orang tua yang terlihat berdedikasi dengan foto2 bareng anak-anak, atau menjadi lebih lembut, pengertian, menjadi apa saja yang bisa dirancang image-nya ^^ (Apakah setiap orang seperti itu? jawabnya tentu tidak, prasangka baik lebih utama didahulukan, mungkin cukup sebagai pengingat untuk diri sendiri ^_^).Rambu-rambu jalinan pertemanan yang sehat dan hanif sebenarnya sudah sangat jelas kita miliki dalam khazanah Islam; dien yang kita junjung kemuliaannya. Begitu juga dari sisi kejiwaan maupun nilai-nilai moral. Baik nilai-nilai moral yang berkembang di masyarakat (sosial), apatah lagi nilai-nilai Islam sebagai nilai yang paling luhur dalam pola hubungan antar individu seperti telah disinggung. Seyogyanya, seorang facebooker muslim atau muslimah harus setia menampilkan nilai-nilai Islami dan mengembangkannya setiap kali berinteraksi dengan teman di dinding facebooknya. Namun kesadaran demikian belumlah merata dipahami setiap kita. Banyak teman, banyak perhatian, mungkin itu daya tarik dunia maya, seolah-olah kita selalu ada, dan selalu ada orang lain bersama kita. Tetapi aku merasa di tengah hiruk pikuk onlen onlen, ada sesuatu yang mengganggu, keramaiannya sering tidak diinginkan, update disana sini, arrrgghhhh pusiiinnnngggggg.Kalau misalnya, sedikit waktu luang online, tengah di perjalanan online, tengah menunggu online, tengah rapat online, tengah belajar online, tengah masak online, tengah ngasuh anak online, haduuhhh kumaha ieuh, kapan kontemplasinya, kapan inget Allah nya, kapan inget dosanya, kapan tobatnyaMungkin sekarang perlu lebih banyak ruangan yang dahulu dipakai untuk tilawah, merenung, berpikir, shalat dengan khusyuk, juga ruangan-ruangan untuk bercengkrama dengan anak, obrolan dengan suami/istri, berkunjung, menengok tetangga. Singkatnya, agar eksis di dunia non maya (bukan berati dunai maya tidak ada manfaatnya). Tapi lagi-lagi sesuatu yang berlebihan/over dosis, bukan hasil yang baik yang dituai.Mungkin, ada baiknya pula untuk saat ini aku masih mempertahankan henpon yang lama, tanpa koneksi internet, tanpa bisa cek email, cek facebookan, cekcok cekcokan, agar memang online hanya di depan laptop, jika tersambung internet di depan komputer. Selebihnya biarlah aku rasakan kemerdekaan dari hingar bingar online..online..dan..onlineรข€¦Sebenarnya tidak ada yang salah dalam menjalin persahabatan di dunia maya semisal di facbook, karena pada prinsipnya silaturahim itu akan menambah rezeki dan memperpanjang usia. Dan manusiawi juga mengungkapkan kekecewaan, selama dilakukan dengan cara yang benar. Permasalahan timbul ketika facebook digunakan secara tidak bijaksana. Atau dengan kata lain, permasalahan akan timbul ketika kita lalai dalam menggunakan media dan fasilitas.Kelalaian pertama adalah kelalaian terhadap waktu. Terbuktilah bahwa waktu luang adalah salah satu nikmat yang kerap disia-siakan. Padahal waktu begitu cepat berlalu dan tidak akan dapat kembali. Padahal kelalaian terhadap waktu adalah kelalaian terhadap kehidupan itu sendiri. Dan kelalaian terhadap waktu pastinya akan berdampak terhadap tidak terpenuhinya amanah waktu yang lain. Waktu untuk bekerja, belajar, beristirahat, beribadah dan sebagainya. Efeknyapun juga terasa mulai dari kian menumpuknya pekerjaan, pemborosan listrik dan dana hingga terisolir dari komunitas sosial.Kelalaian selanjutnya adalah kelalaian terhadap bahaya lisan. Padahal sudah mafhum bahwa mulutmu adalah harimaumu. Betapa banyak orang yang celaka karena tergelincir lidahnya, pun tidak disengaja. Mulai dari canda yang tidak selayaknya hingga umpatan yang menyakitkan. Parahnya lagi, kata-kata yang terungkap adalah bukti tertulis yang tidak dapat hilang begitu saja. Dan ketika setiap kata dan aktifitas menjadi konsumsi publik, seketika itu pula sebagian aib kita akan terungkap.

    Kelalaian yang tidak kalah berbahaya adalah kelalaian hati. Kelalaian hati dari mengingat Allah. Atau berbagai kelalaian yang mungkin timbul dari berbagai penyakit hati. Berbangga ketika status dan notenya banyak dikomentari. Ujub dengan status รข€“ status dahsyat yang menunjukkan berbagai kelebihan diri. Sombong dengan keelokan diri dan banyaknya kegiatan. Iri dan dengki hati terhadap teman yang (sepertinya) lebih beruntung. Atau takabur dengan data diri yang memang di atas kebanyakan orang.Sebagai contoh beberapateman-teman fb-ku yang setatusnya berisi dengan kata-kata yang bagus mengandung makna dan hikmah, seakan ia terpedaya akan symbol yang bukan tidak mungkin dapat membuat kita celaka, itulah symbol jempol atau juga like, semakin banyak like semakin ia akan terpedaya. Terpedaya akan berbagai macam penyakit hati mulai dari ujub dsb. Jika ada yang nge like 20 orang, ia akan merasakan rasa yang teman-teman juga mengerti akan hal ini, karena aku yakin teman-teman pasti suka dengan symbol suka atau like ini.. dengan begitu ia akan membuat status dengan kata-kata yang sedemikian rupa, bisa berisi nasihat dsb. Tapi apakah merenungi, jika kita menulis begitu di status kita.. apakah kita seperti apa yang digambarkan seperti status yang dituliskan itu yang mungkin di like dikomentari berpuluh-puluh teman kita??Sudah berhasil dapat symbol like dari teman-temannya, ia pasti belum merasa puas, ia akan mencari-cari kata-kata yang sedemikian rupa itu.. entah itu di sebuah buku, Googling di internet, dsb. Dengan niatan agar mendapatkan symbol like lebih banyak dari status yang sudah-sudah. Tapi jika tidak mencerminkan diri kita juga dalam status-statusnya itu buat apa??Bisa diambil kesimpulan hanya dengan kata Apa yang Anda pikirkan? atau whats in your mind? ini.. dapat membuat kita terbuai terlena.. dan bukan tidak mungkin dapat menghinggapi penyakit hati, mulai dari sombong, ujub, riya, bahkan bisa juga munafik.. na'udzubillah Ujub adalah mengagumi diri sendiri, yaitu ketika kita merasa bahwa diri kita memiliki kelebihan tertentu yang tidak dimiliki orang lain.Ibnul Mubarok pernah berkata, Perasaan ujub adalah ketika engkau merasa bahwa dirimu memiliki kelebihan tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Imam Al Ghozali menuturkan, Perasaan ujub adalah kecintaan seseorang pada suatu karunia dan merasa memilikinya sendiri, tanpa mengembalikan keutamaannya kepada Alloh. Memang setiap orang mempunyai kelebihan tertentu yang tidak dimiliki oleh orang lain, tetapi milik siapakah semua kelebihan itu ? Allohk berfirman : Bagi Alloh semua kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antaranya. (QS. Al Maidah : 120)Ujub merupakan salah satu sifat nafsu lawwamah yang sangat tercela dan membahayakan, Tidak ada obat yang tepat untuk menghilangkan sifat ujub melainkan dengan cara menggantinya dengan sifat tawadhu. Munculnya sifat ujub diawali dari rasa heran terhadap diri sendiri, karena melihat dirinya lebih hebat dan istimewa dari yang lain. Dari ujub selanjutnya muncul sifat sombong, yakni dengan cara mengecilkan dan meremehkan orang lain.Dan termasuk kelalaian adalah ketika ada berbagai pembenaran terhadap kelalaian yang sudah dilakukan. Memang faktanya begitu lah, untuk menyambung silaturahim lah, dan berbagai dalih lain yang jika dicari รข€“ cari memang tak akan ada habisnya. Mereka yang tidak punya facebook karena ingin memelihara diri jelas lebih baik daripada mereka yang kerap membenarkan berbagai penyalahgunaan dan berdalih atas berbagai kelalaian. Lebih baik dibilang kurang gaul tapi selamat dibandingkan dianggap sok gaul tapi bertabur dosa dan maksiat.Seperti disampaikan salah seorang teman, facebook ibarat pisau yang manfaat atau mudharatnya tergantung penggunaannya, tulisan ini tidak hendak mengharamkan facebook yang memang tidak ada dalil jelas yang mengharamkannya. Namun, lebih mengingatkan untuk lebih bijaksana dalam menggunaannya, termasuk waspada terhadap berbagai potensi kelalaian yang ada didalamnya dan berbagai potensi pembenaran yang menyertainya.Facebook tetap bisa menjadi sarana silaturahim, memperkaya jaringan yang akan berguna untuk masa depan hingga menjadi sarana penyebar kebaikan dan kebermanfaatan. Namun bagaimanapun, pisau adalah benda tajam yang berbahaya. Jika tidak perlu dan digunakan untuk hal yang bermanfaat, sepertinya lebih bijak untuk tidak menggunakannya.Kalau masih ingin menggunakan jejaring sosial, maka kita wajib untuk lebih sadar dan hati-hati dalam menulis status, memberi comment, dan melakukan aktivitas lainnya, sehingga tidak terjerumus ke dalam status fatwa haram . ^_^ itu bukan fatwa dari aku yah, tapi itu tergantung teman-teman menyikapinya gimana.. ^^

    Mari berlomba-lomba menjadi manusia yang lebih baik,,, aku sendiri masih belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik. Semoga kita selalu istiqomah di jalan Nya Saling mengingatkan dalam kebajikan yaa akhi wa ukhti,,, Bagaimana dengan antum semua?? Setuju atau tidak?? Kalo tidak setuju juga tidak apa-apa ini hanya seklumit pendapat aku saja dan sekedar nasihat untuk teman-teman sekalian dan khususnya untuk diri aku pribadi. Wallahualam....

    KOLOM SYIAR PELAYANAN KAMPUS



    diam itu emas






    Assalamu'alaikum wr.wb

    KISI present..
    Gebyar Satu Muharam
    tema : "Muharam penuh Berkah,, KarenaNya Aku Berhijrah"

    mempersembahkan LOMBA MENULIS online....











    ssalaamu'alaikum wr.wb..
    Sudah tau belum yah..

    KISI PRESENT
    Menyelenggarakan Kegiatan “ KULIAH DHUHA ”..
    Apakah itu...?
    Mau tau kan..???....













    Lembaga Dakwah Kampus Kerohanian Islam Siliwangi (LDK KISI) 22/4 KISI EXPO 2013. Acara yang telah dilaksanakan oleh salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Siliwangi Tasikmalaya ini merupakan acara rutin tahunan bernuansa religi....











    Kampus Perjungan Univeritas Siliwangi Tasikmalaya Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam Siliwangi (KISI) mengadakan acara KISI EXPO 2013 16 Tahun KISI UNSIL Lebih bersahabat. ....










    INFORMASI Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Siliwangi Tasikmalaya Tahun Akademik 2013/2014....




  • Anak Panti, Peringati Tahun Baru Islam Bersama Ormawa UNSIL"
  • Kuliah Dhuha “Satu Masa, Sejuta Makna” 2012
  • KOLOM KEMUSLIMAHAN

    Pilih Cantikmu ^_^
    ukhty ... wanita yang cantik kulitnya akan takut terbakar panas matahari sedangkan wanita yang cantik akhlaknya akan takut terbakar api neraka





    Wanita itu bernama Rukaiyah... wajahnya tidak begitu cantik namun basuhan air wudhu yang selalu membasahi membuat dia tampak bersahaja.......














    Tasikmalaya (19/4/2013), Himatunnisa salah satu departemen semi otonom Kerohanian Islam Siliwangi mengadakan kegiatan internalisasi untuk anggota khsus kaum perempuan....












    "Kampus perjuangan. (9/4). Lembaga dakwah kampus UKM KISI Universitas Siliwangi kali ini mengadakan sebuah pelatihan tentang persiapan pra nikah yang bekerjasama dengan DPU DT Priangan Timur. Dengan dihadiri lebih dari 300 orang mahasiswa dari Tasikmalaya, Ciamis dan Garut....










    "Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang. Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur....

    KOLOM TAUJIH

    Bismillah – Tidak terasa momentum wisuda sebentar lagi akan kita rasakan di Universitas Siliwangi. Hingar bingar tawa bahagia dan kegembiraan mewarnai segenap atmosfir kampus perjuangan ini......
    Tips islami ini semoga bermanfaat dan dapat menjadi bagian dari kiat sukses dan persiapan menghadapi Ujian Nasional yang pada gilirannya menjadi bagian dari keberhasil siswa secara keseluruhan......
    Rasulullah saw. Lahir pada hari Senin tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun Gajah, bertepatan dengan 20 April 571 M., yaitu pada akhir abad ke-6 Masehi.....

    KOLOM MOTIVASI & RENUNGAN

    Optimislah, walaupun engkau berada di tengah-tengah badai angin topan. Walaupun kelembutan Allah berlangsung lama Namun bagai kedipan mata yang sayu bagi yang tak bersyukur.......
    Seorang Ibu terduduk di kursi rodanya suatu sore di tepi danau, ditemani Anaknya yang sudah mapan dan berkeluarga. Si ibu bertanya " itu burung apa yg berdiri disana ??....
    Dingin. Tak kurasakan aliran darah beredar dalam tubuhku. Hatiku sakit menerima akhir dari kenyataan yang sebenarnya. Pikiranku terus melayang mengingat seluruh rangkaian kejadian yang telah kualami. Tak kusangka, akhir dari semua ini membuat hatiku terasa teriris....

    TOTAL PENGUNJUNG

     

    © Copyright 2012 LDK KISI | Sahabat Semua | Design Edit By LDK KISI | Powered By Blogger